-->

#112 Rahasia Dibalik Kedutan Pelipis Kanan

Ngomongin tentang #112 Rahasia Dibalik Kedutan Pelipis Kanan adalah hal yang cukup menarik, terlebih untuk Anda yang memang sedang mencari #112 Rahasia Dibalik Kedutan Pelipis Kanan. Nah kami sudah menyiapkan data yang cukup akurat untuk Anda baca, yang memang mengulas tentang makna / arti kedutan yang diambil dari sumber yang terpercaya.

Kedutan merupakan sebuah fenomena tubuh yang cukup unik, dimana syaraf-syaraf dibagian tubuh tertentu berkedut-kedut (bergerak-gerak sendiri) tanpa sebab yang jelas. Hampir semua anggota tubuh bisa mengalami kedutan, seperti misalnya kedutan mata kiri atas, kedutan mata kanan bawah, kedutan alis, bibir dan anggota tubuh lainnya. Hal ini wajar saja, menggingat anggota tubuh manusia terdiri dari banyak sekali syaraf.

Nah, jika berbicara tentang kedutan, ada salah satu literatur yang mengupasnya secara mendalam, literatur tersebut adalah Primbon Jawa. Dalam primbon disebutkan bahwa kedutan merupakan salah satu bentuk komunikasi tubuh untuk memberitahukan kepada kita selaku pemilik tubuh tentang datangnya "sesuatu" hal dalam waktu dekat. Sesuatu tersebut bisa merupakan pertanda baik, akan tetapi bisa juga sebuah pertanda buruk. Biasanya dibedakan berdasarkan letak terjadinya kedutan. Apakah di anggota tubuh sebelah kiri, atau anggota tubuh bagian kanan.

#112 Rahasia Dibalik Kedutan Pelipis Kanan

Apa arti kedutan pelipis kanan? Benarkah pelipis sebelah kanan berkedut-kedut adalah pertanda buruk? Kira-kira kalau pelipis kanan berdenyut-denyut itu alamat akan terjadi apa ya? Bagaimana primbon jawa meramalakan fenomena saraf di pelipis kanan bergerak-gerak sendiri tanpa kita kehendaki diwaktu malam? Firasat apa yang terselip dibalik kedutan pelipis kanan terus menerus? Ada yang bilang kalau pelipis kanan kedutan berulangkali maka akan mendapat malu, benarkah demikian? Mungkin beberapa pertanyaan diatas sempat terlintas dibenak Anda, dan berikut rahasia tersembunyi dibalik kedutan pelipis kanan menurut ramalan primbon jawa.

Apa arti kedutan pelipis kanan? Benarkah pelipis sebelah kanan berkedut-kedut adalah pertanda buruk? Kira-kira kalau pelipis kanan berdenyut-denyut itu alamat akan terjadi apa ya? Bagaimana primbon jawa meramalakan fenomena saraf di pelipis kanan bergerak-gerak sendiri tanpa kita kehendaki diwaktu malam? Firasat apa yang terselip dibalik kedutan pelipis kanan terus menerus? Ada yang bilang kalau pelipis kanan kedutan berulangkali maka akan mendapat malu, benarkah demikian? Mungkin beberapa pertanyaan diatas sempat terlintas dibenak Anda, dan berikut rahasia tersembunyi dibalik kedutan pelipis kanan menurut ramalan primbon jawa.

Pelipis adalah bagian dari tubuh manusia yang terletak di kepala (bagian dari wajah), tepatnya disebelah luar alis, diatas pipi. Kalau ditarik garis lurus, maka pelipis terletak segaris dengan bagian atas telinga kita. Secara garis besar pelipis dibagi menjadi dua bagian, yakni pelipis kanan dan pelipis sebelah kiri. Mengingat ada banyak saraf dibagian tubuh yang satu ini, tidak mengherankan rasanya bila pelipis juga kerap mengalami kedutan. Lalu apa kira-kira makna dibalik kedutan pelipis kanan?

Menurut Primbon Jawa, ketika seseorang mendapati pelipis bagian kanan berkedut-kedut (bergerak-gerak sendiri sarafnya tanpa sebab yang jelas), entah itu terjadi diwaktu siang, sore, malam atau pun pagi hari, maka ini adalah pertanda yang kurang baik. Primbon menyebutkan bahwa kedutan pelipis kanan adalah isyarat bahwa yang mengalaminya akan mengalami sedikit gangguan kesehatan ringan (akan sakit namun cepat sembuh).

Arti Kedutan Lainnya:
Memuat...

Itu tadi #112 Rahasia Dibalik Kedutan Pelipis Kanan, bila itu merupakan pertanda yang baik, maka selayaknya kita bersyukur, karena akan mendapatkan kebaikan. Lalu bagaimana bila kedutan yang kita alami tersebut ternyata bermakna kurang baik atau firasat buruk?. Rasanya tidak ada salahnya bila kita bisa lebih berhati-hati dalam tindakan dan perbanyak berdoa supaya terhindar.

0 Response to "#112 Rahasia Dibalik Kedutan Pelipis Kanan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel